Produk berupa lisplang beton pracetak dengan lebar 25 cm dan permukaan “profil serutan” — yaitu alur‑garutan atau tekstur serutan yang memberi tampilan dekoratif. Diproduksi oleh Wongsanjaya, yang mencantumkan bahwa “Profil Serutan SANJAYA kami berbahan dasar semen dan pasir gunung Kelud. Desain selalu terbarukan … ukuran bisa disesuaikan kebutuhan.” Dengan ukuran 25 cm, lisplang ini cocok untuk bangunan skala kecil hingga menengah atau sebagai elemen tepi atap/fasad dengan proporsi yang lebih ramping. Keunggulan: tampilan tekstur yang menarik, material beton yang lebih tahan cuaca/rayap dibanding kayu, dan fleksibilitas motif/ukuran sesuai kebutuhan proyek. Perlu diperhatikan: meskipun lebih kecil, pemasangan dan finishing tetap penting agar tekstur serutan tampil maksimal dan sambungan antar batang rapi.
Lisplang 25 cm Profil Serutan merupakan elemen arsitektural eksternal yang dirancang untuk bagian tepi atap atau fasad bangunan. Lebar sekitar 25 cm memberikan proporsi yang ramping namun cukup menonjol untuk mempertegas garis tepi atap atau detail eksterior. Panel ini memiliki permukaan dengan tekstur serutan (alur‑garutan atau relief ringan) yang menambah dimensi estetika dibanding lisplang polos.
Diproduksi oleh Wongsanjaya, dan menurut laman mereka, “Profil Serutan SANJAYA kami berbahan dasar semen dan pasir gunung Kelud. Desain selalu terbarukan… ukuran bisa disesuaikan kebutuhan”.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun produk standar lebar 25 cm, terdapat fleksibilitas ukuran dan motif sesuai desain proyek.
Material beton pracetak memberikan keunggulan dari segi ketahanan terhadap cuaca, kelembapan, dan rayap, dibandingkan bahan kayu biasa. Tekstur serutan memungkinkan penerapan gaya bangunan yang lebih dekoratif — seperti rumah bergaya modern minimalis yang ingin aksen tepi atap lebih halus, atau rumah bergaya tradisional dengan detail tekstur yang lebih kuat.
Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.