Lebar sekitar 40 cm, dengan permukaan berprofil “serutan” yang memberikan efek tekstur variatif. Terbuat dari beton pracetak (bahan semen + pasir gunung Kelud) yang diproduksi oleh Wongsanjaya. Wong Sanjaya Cocok untuk tepi atap atau fasad rumah skala sedang yang menginginkan tampilan detail estetis dengan tekstur. Banyak variasi motif dan ukuran bisa disesuaikan (karena Wongsanjaya menyebut “desain selalu terbarukan … ukuran bisa disesuaikan kebutuhan”). Wong Sanjaya Kalau mau, saya bisa cari info harga per meter, ketebalan standar, dan contoh motivasi pemasangan untuk varian ini.
Lisplang 40 cm Profil Serutan adalah elemen fasad atau elemen atap yang diproduksi dari beton pracetak oleh Wongsanjaya. Produk ini memiliki lebar sekitar 40 cm, dan permukaannya menggunakan profil serutan—yaitu tekstur beralur atau “garutan” yang memberikan efek visual dan estetika yang variatif. Berdasarkan informasi dari Wongsanjaya: “Profil Serutan Sanjaya kami berbahan dasar semen dan pasir gunung Kelud. Desain selalu terbarukan … ukuran bisa disesuaikan kebutuhan.”
Material tahan lama: Dibuat dari beton pracetak (semen + pasir gunung Kelud) sehingga lebih tahan terhadap cuaca, rayap, dan pelapukan dibanding bahan kayu biasa.
Visual tekstur unik: Profil “serutan” memungkinkan tampilan yang lebih dekoratif — alur‑garutan yang memberi karakter pada lisplang dibanding lisplang polos.
Variatif & customisable: Meski ukuran 40 cm menjadi standar di varian ini, Wongsanjaya menyebut bahwa ukuran dan desain bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Pas untuk skala menengah: Dengan lebar 40 cm, produk ini cocok untuk bangunan rumah tinggal atau proyek yang ingin detail fasad lebih menarik namun tidak terlalu besar atau “masif”.
Sangat cocok dipasang di tepi atap, lisplang fasad, atau sebagai elemen penutup sambungan antara atap dan dinding luar.
Pemasangan harus memperhatikan dukungan struktur, sambungan antar panel dan finishing agar tidak terjadi retak atau air merembes ke sambungan.
Pastikan memilih motif serutan yang sesuai dengan gaya arsitektur bangunan — misalnya gaya minimalis modern dengan tekstur halus atau gaya lebih tradisional dengan serutan yang agak kasar.
Karena tekstur serutan lebih “bergerigi”, kebersihan dan finishing pengecatan atau coating mungkin perlu lebih perhatian agar alur‑garutan tetap jelas dan rapi.
Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.